RSS

Harus Selalu Diingat

Lebih baik kita kehilangan sesuatu hal apapun itu, tetapi karena menjalankan perintah Alloh ‘Azza wa Jalla

Daripada kita kehilangan Alloh Subhanahu wa Ta’ala…karena sesuatu hal apapun itu…

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 18 November 2016 in Uncategorized

 

So’al: Menghadiri Acara Keagamaan dan Syi’ar Agama Non Muslim

So’al: Hukum menghadiri acara dan syi’ar agama non muslim, seperti acara ritual hari besar keagamaan mereka dan acara sosial mereka seperti bakti sosial, bazar amal dan lainnya?

Dari Akhi P dan Akhi J.

Jawab:

Assalamu’alaikum wa Rohmatullohi wa Barokatuhu.

Alhamdulillah, Ash – Sholatu wa Sallamu ‘ala Rosulillahi. Amma Ba’du.

Langsung saja, ini adalah beberapa hal singkat yang bisa kami sampaikan untuk persoalan ini.

… وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا (٧٢)

Dan apabila mereka bertemu (orang orang kafir) yang sedang mengerjakan perbuatan –perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya”(Q.S. Al Furqon (25): 72).

لَّا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِااللَّهِ وَالْيَوْمِ الْأَخِرِ يُوَ آدُّونَ مَنْ حَآدَّ اللَّهَ وَرَسُو لَهُ، وَلَوْ كَانُوٓاْ ءَابَآءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوَٰ نَهُمْ أَوْ عَشِيْرَ تَهُمْ (٢٢)

“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Alloh dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang orang yang menentang Alloh dan Rosul-Nya, Sekalipun orang orang itu bapak bapak, atau anak anak atau saudara saudara ataupun keluarga mereka...” (Q.S. Mujaadilah (58): 22)

Imam Ahmad bin Hanbal Rohimahullohu Ta’ala berkata:

“Kaum Muslim telah diharamkan untuk merayakan hari raya orang orang Yahudi dan Nasrani.“ (Ibnu Ta’imiyyah, Kitab Iqtidhâ’ Al Shirâth Al Mustaqîm, hal.201)

Imam Malik Rohimahullohu Ta’ala menyatakan:

Kaum Muslim telah dilarang untuk merayakan hari raya orang orang musyrik atau kafir, atau memberikan sesuatu (hadiah/ kado/ suvenir), atau menjual sesuatu kepada mereka, atau naik kendaraan yang digunakan mereka untuk merayakan hari rayanya. Sedangkan memakan makanan yang disajikan kepada kita hukumnya makruh, baik diantar atau mereka mengundang kita.” (Ibnu Ta’imiyyah, Kitab Iqtidhâ’ Al Shirâth Al Mustaqîm, hal.201)

Ibnul Qayyim Al – Jauziyyah Rohimahullohu Ta’ala mengatakan:

Sebagaimana mereka (kaum Musyrik) tidak diperbolehkan menampakkan syiar syiar agama mereka, maka tidak diperbolehkan pula bagi kaum Muslim menyetujui dan membantu mereka melakukan syiar itu serta hadir bersama mereka (di dalam acara dan lingkungan syi’ar tempat mereka). Demikian menurut kesepakatan ahli ilmu.” (Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, Kitab Ahkâm Ahl Al Dzimmah, juz 1. hal. 235)

***

Yang sangat menyedihkan saat ini, saudara – saudari se-aqidah kita malah bermulut pahit dan bersikap keras terhadap kita, namun malah lemah lembut dan bermulut manis kepada mereka. Langkah kaki mereka bukanlah kepada kita sebagai saudara/ saudari seaqidahnya, tapi malah kepada mereka dengan berlari dan bergegas, dengan janji dan penuh harap. Tidakkah hal ini aneh, menyedihkan dan menyesakkan qolbu dalam dada? Padahal nikmat Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang paling besar adalah nikmat Iman dan Islam bagi kita.

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَاتَعَاوَنُواْ عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَٰنِ ۚ وَاتَّقُواْاللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُالْعِقَابِ(٢)

“…Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Alloh, Sesungguhnya Alloh Amat berat siksa-Nya!” (Q.S. Al – Maidah (5): 2)

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on 29 October 2016 in Islam, Muslimah

 

Tags: ,

Walla – Awliya

Pemimpin

Pelindung

Teman Akrab

Tempat Bersandar

***

Ada yang sudah pernah ada merasakan dampak negatifnya dari semua makna Awliya di atas?

Didzolimi akibat kepemimpinannya?

Ada yang pernah disakiti di bawah perlindungannya?

Diajak bermaksiat dan melanggar aturan-Nya bersama oleh teman akrab?

Atau malah diambil hak – haknya karena menyandarkan diri kepada mereka?

Maka sampai kapan mau bersama – sama dengan mereka? bukankah Robb-mu Maha Benar?

 
Leave a comment

Posted by on 25 October 2016 in Uncategorized

 

Mutiara Hadits Hari Ini

“Dan sesungguhnya apabila kamu tidak ridho – senang – terhadap ketentuan (syari’at dan bagian nikmat)-Ku kepadamu…Demi Kekuasaan dan Kemuliaan-Ku, Aku akan menjadikan kesusahan dunia atasmu! Dan kamu akan berlari – lari mengejar dunia seperti hantu – hantu yang berlarian di malam hari…”

“Kemudian kamu tidak akan mendapatkan apapun (dari segala ‘amal dan do’a), kecuali apa yang aku telah tetapkan atasmu saja (di Lauhul Mahfuzh)…-tidak adanya keberkahan dari-Nya-”

Muhammad SAW

***

1. Larangan untuk membuka aib dan jejak dosa dan kemaksiatan sendiri dalam sarana apapun termasuk akun media sosial:

Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: “Sesungguhnya Alloh akan mendekatkan seorang mukmin (kepada-Nya), lalu Dia akan meletakkan tirai-Nya padanya dan menutupinya (hijab penghalang mukmin tersebut dari orang lain). Kemudian Alloh berfirman kepadanya: ‘Apakah engkau mengetahui dosamu yang ini? apakah engkau mengetahui dosamu yang ini?’ Orang mukmin itu berkata: ‘Ya, wahai Robbku.’ Sehingga jika Alloh telah menjadikan orang mukmin itu mengakui dosa – dosanya, dan dia melihat dirinya pasti akan celaka. Alloh berfirman: ‘Aku telah menutupinya (dosa – dosa tersebut) di dunia, dan sekarang Aku akan menghapusnya untukmu pada hari ini (Hari Akhir).’ Kemudian buku kebaikan – kebaikannya diberikan kepadanya. Adapun orang – orang kafir dan orang – orang munafiq, maka para saksi mengatakan: ‘Mereka ini orang – orang yang mendustakan Robb mereka. Ketahuilah! Laknat Alloh menimpa orang – orang yang zalim.’ (HR. Ahmad)

2. Orang – orang jahil yang berfatwa tentang ‘ilmu agama:

Dari Abdulloh bin Amru bin ‘Ash Rodhiyallohu ‘anhu., dia berkata:

Aku mendengar Rosululloh Shollalohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: “Bahwasanya Alloh tidak akan mencabut (menghilangkan) ‘ilmu agama dengan sekaligus dari manusia. Tetapi Alloh akan menghilangkan ‘ilmu agama dengan mematikan para ‘ulama. Apabila tidak ada lagi para ‘ulama, orang – orang akan memilih orang – orang jahil – bodoh – sebagai pemimpinnya. Apabila pemimpin yang jahil itu ditanya, mereka akan berfatwa tanpa ‘ilmu. Mereka itu sesat dan menyesatkan orang lainnya.”

(HR. Muslim)

3. Apa – apa yang diharomkan Rosululloh = diharomkan Alloh Ta’ala:

Dari Miqdam Rodhiyallohu ‘anhu., dia berkata:

Bahwasanya Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: ‘Hampir tiba suatu zaman dimana seorang lelaki yang sedang duduk bersandar di atas kursi kemegahannya, lalu disampaikan kepadanya sebuah hadits dari haditsku, maka ia berkata: ‘Pegangan kami dan kamu hanyalah Kitabulloh saja. Apa yang dihalalkan oleh Al – Qur’an kami halalkan. Dan apa yang ia haromkan kami haromkan.’ Kemudian Nabi Shollallohu ‘alaihi wa Sallam melanjutkan sabdanya: ‘Padahal apa – apa yang diharomkan Rosululloh samalah hukumnya dengan apa yang diharomkan Alloh Jalla Jalaluhu.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

4. Penyakit ummat – ummat terdahulu:

Dari Abu Hurairoh Rodhiyallohu ‘anhu., dia berkata:

Aku mendengar Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: ‘Ummatku akan ditimpa penyakit – penyakit yang pernah menimpa ummat – ummat terdahulu.”  Para sahabat bertanya: “Apakah penyakit – penyakit ummat – ummat terdahulu itu? Nabi Shollallohu ‘alaihi wa Sallam menjawab:

  1. Terlalu sombong

  2. Terlalu mewah

  3. Mengumpulkan harta sebanyak mungkin

  4. Tipu – menipu dalam merebut harta benda dunia

  5. Saling marah – memarahi

  6. Dengki – mendengki (hasad), sehingga saling dzalim – mendzalimi.

(HR. Hakim)

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on 24 October 2016 in Hadits, Islam, Muslimah

 

Tags: , ,

Nasihat Untuk Para Muslimah Dengan Syarat Nikah Yang Banyak

[Link video dari Situs pribadi ustadz Muhammad Abdurrahman Al – Amiry.]

 

Ini adalah nasihat untuk para pemudi…Nasihat untuk para pemudi…

Jangan terlalu berlebihan dalam permintaan (syarat menikah)!

Anak perempuan semakin bertambah umurnya, maka semakin sedikit syarat – syaratnya!

Ini kenyataan, karena saya juga tinggal di masyarakat…

Dan aku tahu sebagaimana kamu juga tahu!

requirements

Ketika pemudi masih berumur 18 tahun…

Ada datang calon suami dan bertanya: “Kamu mau menikah?”

“Aku punya syarat – syarat…rumah, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, …dst”

Insya Alloh

Ketika umurnya 25 tahun…

“Kamu mau menikah?” Dia orang yang tadi bertanya (ketika dia berumur 18 tahun)

“Aku punya syarat – syarat…rumah, aku tinggal sendirian, …dst”

Ketika umurnya 30 tahun…

“Kamu mau punya syarat (dalam menikah)?”

“Ya, aku tinggal sendirian, …itu saja.”

Ketika umurnya 35 tahun…

“Apa syaratmu (dalam menikah)?”

“Yang penting agamanya! …(itu saja).”

“Hanya agama…yang penting dia bertakwa kepada Alloh!”

***

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on 23 October 2016 in Hadits, Muslimah

 

Tags: ,

Ghiroh-ku, Ghiroh-mu, Ghiroh kita semua!

بَشِّرِ الْمُنَٰفِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (١٣٨)

Kabarkanlah kepada orang-orang munafiq bahwa mereka akan mendapat adzab – siksaan yang pedih.”

الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَٰفِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۚ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ الِلَّهِ جَمِيعًا (١٣٩)

(yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi pemimpin – teman teman akrab – penolong  dengan meninggalkan orang orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Alloh.

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِى الْكِتَٰبِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ ءَايَٰتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا۟ مَعَهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا۟ فِى حَدِيثٍ غَيْرِهِۦٓ ۚ إِنَّكُمْ إِذًا مِّثْلُهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَٰفِقِينَ وَالْكَٰفِرِينَ فِى جَهَنَّمَ جَمِيعًا (١٤٠)

“Dan sungguh Alloh telah menurunkan ketentuan-Nya kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat ayat Alloh diingkari dan diperolok olokkan (oleh orang-orang kafir), Maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu tetap duduk – duduk dengan mereka), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Alloh akan mengumpulkan semua orang-orang munafiq dan orang orang kafir di dalam Jahannam.”

(Q.S. An – Nisaa’ (4): 138 – 140)

Ghiroh-ku… Ghiroh-mu… Ghiroh kita semua Ayyuhal Ikhwah!!!

Teruntuk kalian…wahai penista agama Alloh ‘Azza wa Jalla

Janji-Nya masih tetap berlaku, seburuk apapun kalian, apabila yang telah ditulis-Nya di Lauhul Mahfuzh masih belum selesai…maka bersenang – senanglah

Tunggulah makar-Nya yang hebat dari makar – makar yang kalian buat

Teruntuk kalian…wahai pendusta agama Alloh Al – ‘Aziz

Kamilah para penjaga agama Alloh Subhanahu wa Ta’ala, kamilah penjaga sunnah Rosululloh ‘Alaihi Sholatu wa Sallam

Kamilah para penjaga sunnah para sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in yang didapat dari Rosululloh ‘Alaihi Sholatu wa Sallam

Kamilah para penjaga sunnah para pewaris sunnah-nya Rosululloh ‘Alaihi Sholatu wa Sallam

Sunnah yang telah kalian campakkan demi dinar – dirham – kursi kekuasaan

Teruntuk kalian…yang akrab dengan orang – orang di luar Dienul Islam

Kamilah para penjaga agama Alloh Subhanahu wa Ta’ala, yang akan merubah kemungkaran dengan tangan – lisan – qolbu kami

Yang sampai saat ini telah sering dan telah kalian hardik dan hina, yang telah kalian ludahi dan kalian siksa perasaan – pikiran – bathin kami, yang kalian telah kabur berpaling ketika bertemu kami

Kamilah yang telah kalian tinggalkan demi hawa nafsu, kesenangan sesaat, karena ke-jahiliyah-an kalian

Apakah kalian senang apabila kalian bisa berkumpul dan bersembunyi di bawah ketiak mereka? hari ini mungkin mereka sukses membawamu bermaksiat bersama

Mungkin hari ini mereka telah sukses membuat kalian mengikuti kemaksiatan mereka, mendatangi acara ‘amal terselubung dan lingkungan tempat ibadah mereka, senyum sukses dan bangga karena kalian telah mendukung mereka

Mungkin besok mereka akan lebih gigih membawa kalian ke dalam tempat ibadah mereka, sedangkan masjid – masjid dan majlis ‘ilmu agama kalian tinggalkan

Namun…hanya kamilah yang bisa memberi syafa’at dari jalan persaudaraan dan ukhuwah Islamiyyah di akhirat kelak

Dan yang akan memandikan – mengafankan – menyolatkan kalian ketika ruh kalian telah dicabut oleh malaikat maut

Kapankah akal – qolbu – perasaan kalian akan tunduk dan ridho pada aturan-Nya?

“Wahai Bani Adam! Janganlah kalian takut dengan kekuasaan! Selama kekuasaan Alloh-lah yang Abadi!

 
Leave a comment

Posted by on 20 October 2016 in Islam, Muslimah

 

Tags: ,

Bila Nanti Dirimu Membaca Ini…

Bila nanti dirimu membaca ini, Ukhtana

Ucapkanlah Alhamdulillah, artinya ruh dan jasadmu masih bersatu di dunia fana ini

Detik demi detik taqdir umurmu dari-Nya, terus berkurang sampai malaikat maut datang

Maka pahamilah bahwa sesungguhnya ‘amal sholih yang diridhoi-Nya-lah yang seharusnya kita lakukan

Karena penentu ada di akhir hidup, dan akhir itu hanya DIA-lah yang Maha Mengetahuinya.

Bila nanti dirimu membaca ini, Ukhtana

Ucapkanlah alhamdulillah, dengan atau tanpa kaca matamu berarti nikmat melihat masih diberi-Nya

Dengan kenikmatan lainnya yang ada di tubuh kita, tentunya ada batasan-Nya untuk memakai dan menjaganya

Dengan nikmat melihat ini, sudah berapa banyak ayat larangan-Nya yang anti hindari? sudah berapa banyak sunnah Rosululloh yang anti jalankan?

Atau sudah berapa kali ayat larangan-Nya disampaikan-Nya kepada anti tetapi masih berani melanggarnya? padahal anti mengaku mencintai Alloh Ar – Rohman Ar – Rohim

Alloh Ta’ala bisa mengambilnya kapan saja semua nikmat, sebaik maupun seburuk apapun kita di hadap-Nya

Setidaknya kita dalam kondisi tidak sedang ber-maksiat melanggar ketentuan-Nya ketika DIA mengambilnya kembali.

Bila nanti dirimu membaca ini, Ukhtana

Hentikan membaca apabila anti belum mememenuhi kewajibanmu sebagai seorang hamba, seorang istri, maupun seorang anak

Karena setiap kewajiban yang diamanahkan kepadamu, akan ditagih-Nya kelak sesuai porsi dan peruntukkannya

Kewajiban kita adalah melaksanakan, dan menjadi kewajiban-Nya untuk memenuhi janji-Nya kepadamu

DIA tidak akan ditanya apa yang diperbuat dan disyari’atkan kepadamu

Hak – hak kita adalah mentauhidkan-Nya dalam segala ‘amaliah hidup ini.

Bila nanti dirimu membaca ini, Ukhtana

Semoga anti sedang berada di dalam rumahmu, di dalam istanamu, di dalam Jannah-mu di dunia ini

Karena hukum awal untuk setiap muslimah adalah berdiam diri di dalam rumahnya

Jangan jadikan alasan harta, dunia, kesenangan, kebosanan dan kesendirian, menjadi alasanmu untuk berada di luar

Karena fitnah akhir zaman semakin menggila di luar sana, yang bisa membuat kita menangis memohon perlindungan dan ampunan pada-Nya di 1/3 malam terakhir, tetapi bisa membuat kita kufur dan bermaksiat di pagi harinya.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on 8 October 2016 in Uncategorized