RSS

Mutiara Hadits Hari Ini

24 Oct

“Dan sesungguhnya apabila kamu tidak ridho – senang – terhadap ketentuan (syari’at dan bagian nikmat)-Ku kepadamu…Demi Kekuasaan dan Kemuliaan-Ku, Aku akan menjadikan kesusahan dunia atasmu! Dan kamu akan berlari – lari mengejar dunia seperti hantu – hantu yang berlarian di malam hari…”

“Kemudian kamu tidak akan mendapatkan apapun (dari segala ‘amal dan do’a), kecuali apa yang aku telah tetapkan atasmu saja (di Lauhul Mahfuzh)…-tidak adanya keberkahan dari-Nya-”

Muhammad SAW

***

1. Larangan untuk membuka aib dan jejak dosa dan kemaksiatan sendiri dalam sarana apapun termasuk akun media sosial:

Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: “Sesungguhnya Alloh akan mendekatkan seorang mukmin (kepada-Nya), lalu Dia akan meletakkan tirai-Nya padanya dan menutupinya (hijab penghalang mukmin tersebut dari orang lain). Kemudian Alloh berfirman kepadanya: ‘Apakah engkau mengetahui dosamu yang ini? apakah engkau mengetahui dosamu yang ini?’ Orang mukmin itu berkata: ‘Ya, wahai Robbku.’ Sehingga jika Alloh telah menjadikan orang mukmin itu mengakui dosa – dosanya, dan dia melihat dirinya pasti akan celaka. Alloh berfirman: ‘Aku telah menutupinya (dosa – dosa tersebut) di dunia, dan sekarang Aku akan menghapusnya untukmu pada hari ini (Hari Akhir).’ Kemudian buku kebaikan – kebaikannya diberikan kepadanya. Adapun orang – orang kafir dan orang – orang munafiq, maka para saksi mengatakan: ‘Mereka ini orang – orang yang mendustakan Robb mereka. Ketahuilah! Laknat Alloh menimpa orang – orang yang zalim.’ (HR. Ahmad)

2. Orang – orang jahil yang berfatwa tentang ‘ilmu agama:

Dari Abdulloh bin Amru bin ‘Ash Rodhiyallohu ‘anhu., dia berkata:

Aku mendengar Rosululloh Shollalohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: “Bahwasanya Alloh tidak akan mencabut (menghilangkan) ‘ilmu agama dengan sekaligus dari manusia. Tetapi Alloh akan menghilangkan ‘ilmu agama dengan mematikan para ‘ulama. Apabila tidak ada lagi para ‘ulama, orang – orang akan memilih orang – orang jahil – bodoh – sebagai pemimpinnya. Apabila pemimpin yang jahil itu ditanya, mereka akan berfatwa tanpa ‘ilmu. Mereka itu sesat dan menyesatkan orang lainnya.”

(HR. Muslim)

3. Apa – apa yang diharomkan Rosululloh = diharomkan Alloh Ta’ala:

Dari Miqdam Rodhiyallohu ‘anhu., dia berkata:

Bahwasanya Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: ‘Hampir tiba suatu zaman dimana seorang lelaki yang sedang duduk bersandar di atas kursi kemegahannya, lalu disampaikan kepadanya sebuah hadits dari haditsku, maka ia berkata: ‘Pegangan kami dan kamu hanyalah Kitabulloh saja. Apa yang dihalalkan oleh Al – Qur’an kami halalkan. Dan apa yang ia haromkan kami haromkan.’ Kemudian Nabi Shollallohu ‘alaihi wa Sallam melanjutkan sabdanya: ‘Padahal apa – apa yang diharomkan Rosululloh samalah hukumnya dengan apa yang diharomkan Alloh Jalla Jalaluhu.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

4. Penyakit ummat – ummat terdahulu:

Dari Abu Hurairoh Rodhiyallohu ‘anhu., dia berkata:

Aku mendengar Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: ‘Ummatku akan ditimpa penyakit – penyakit yang pernah menimpa ummat – ummat terdahulu.”  Para sahabat bertanya: “Apakah penyakit – penyakit ummat – ummat terdahulu itu? Nabi Shollallohu ‘alaihi wa Sallam menjawab:

  1. Terlalu sombong

  2. Terlalu mewah

  3. Mengumpulkan harta sebanyak mungkin

  4. Tipu – menipu dalam merebut harta benda dunia

  5. Saling marah – memarahi

  6. Dengki – mendengki (hasad), sehingga saling dzalim – mendzalimi.

(HR. Hakim)

5. Kebinasaan karena telah banyaknya kemaksiatan:

Dari Ummul Mukminim Zainah binti Jahsy Rodhiyallohu ‘anha., beliau berkata:

(Pada suatu hari) Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., masuk ke dalam rumah dengan keadaan cemas sambil bersabda: ”Laa Ilaaha illalloh, celaka bangsa ‘Arab dari malapetaka yang sudah hampir menimpa mereka! Pada hari ini telah terbuka bagian dinding (tembok penghalang) Ya’juj wa Ma’juj seperti ini.” Dan Baginda mendekatkan ujung ibu jari dengan ujung jari yang sebelahnya (telunjuk) yang dengan itu mengisyaratkan seperti bulatan. Aku (Zainab) lalu bertanya: “Ya Rosululloh! Apakah kami akan binasa, sedangkan di kalangan kami masih ada orang – orang yang sholih?” Lalu Nabi Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: “Ya, jikalau kemaksiatan – kejahatan – sudah terlalu banyak.” (HR. Bukhori wal Muslim)

6. Penyakit Al – Wahn:

Dari Tsauban Rodhiyallohu ‘anhu., dia berkata:

Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., bersabda: “Hampir tiba suatu zaman dimana bangsa – bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kalian bagaikan orang – orang yang kelaparan mengerumuni talam hidangan mereka.” Maka salah satu sahabat bertanya: “Apakah karena kami sedikit pada waktu itu?” Nabi Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., menjawab: “(Tidak) bahkan kalian pada hari itu banyak sekali (jumlahnya), tetapi kalian seumpama buih di waktu banjir, dan Alloh Jalla Jalaluhu akan mencabut rasa gentar terhadap kalian dari qolbu musuh – musuh kalian dan Alloh akan melemparkan ke dalam qolbu kalian penyakit ‘Wahn’. Salah satu sahabat bertanya: “Apakah penyakit ‘Wahn’ itu Ya Rosululloh?” Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam., menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 24 October 2016 in Hadits, Islam, Muslimah

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s