RSS

Suriah Yang Sendirian

09 Oct

“Ya Alloh Malna Ghairaka Ya Alloh, Ya Alloh Ajjil Nashrak Ya Alloh!”

Saya memanggilnya Abu Hasan. Lelaki paruh baya yang ditugasi melayani saya dan kawan-kawan dokter dari Indonesia selama hampir sebulan di pinggiran Lattakia, Suriah, 2012 silam. Tugasnya menyiapkan masakan, memastikan midfa (penghangat ruangan) tidak kehabisan minyak, dan menemani kami sepanjang hari.

Saya tidak ingin bercerita tentang bagaimana ketulusan dia melayani kami, karena itu akan membuat saya malu – kami datang jauh-jauh dari Indonesia untuk melayani, tapi kok di sini malah dilayani. Cerita itu hanya akan membuat “sakit hati” oleh sebab kebaikan ahlu Syam yang tidak pernah bisa saya lunasi. Tapi malam ini tetiba saya teringat slogan (Anda boleh menyebutnya lagu) yang sering didengungkan Abu Hasan di hadapan kami.

Di waktu senggang, kami sering ngobrol dan bercengkrama. Kadang ia mengajari kami bahasa Amiyah yang banyak digunakan penduduk. Atau teka – teki bermuatan Islam. Dan yang termasuk sering ia dengungkan adalah lirik di atas.  “Ya Alloh Malna Ghairaka Ya Alloh…. Ya Alloh Ajjil Nashrak Ya Alloh.

Jujur, saya kesulitan mencari arti yang pas dari lirik “Malna Ghairaka”. Tapi kalau mau diartikan secara harfiyah, begini: “Ya Alloh kami tidak memiliki siapapun lagi selain Engkau ya Alloh. Ya Alloh segerakanlah pertolongan-Mu ya Alloh.” Liriknya memang pendek, tetapi bagi saya memiliki arti yang dalam dan “menyayat” hati.

Bagi saya, lirik tersebut menggambarkan kesendirian rakyat Suriah menghadapi musibah kemanusiaan terbesar – versi UNHCR. Saya sebut sendiri, karena ketika beberapa invidu atau lembaga kemanusiaan yang mencoba menghimpun dana dan bantuan untuk mereka, langsung dicap (terkait kelompok) teroris. Sendiri, karena setiap berbicara soal Suriah dianggap tabu. Karena ISIS-lah, konflik sectarian, lah… Atau juga karena fenomena rabun jauh: ngapain repot-repot mikir Suriah kalau yang di sini saja juga repot.

Sebaliknya, monster – monster pencabut nyawa yang mengintai mereka tak pernah kenal kata puas dan kenyang. Makin hari, justru makin rakus dan tamak. Lihat saja bagaimana hari ini China dan Korea Selatan sudah sepakat ikut dalam invasi militer Rusia di Suriah. Koalisi ini menambah kuat jaringan Syiah sebelumnya, yaitu Iran dan Hizbullah Lebanon.

Persekutuan tersebut semakin perkasa dengan sikap dingin Amerika dan Eropa melihat armada Rusia membombardir wilayah pemukiman penduduk (sering disebut sebagai basis pemberontak) Suriah. Dalam diamnya, Barat merasa girang karena tidak sendirian menghadapi jihad rakyat Suriah yang makin hari makin mengkhawatirkan mereka.

Sendiri, tak ada kawan. Sementara lawan makin solid dan bersatu padu siap mencabut nyawa mereka.

Dari pengalaman bergaul dengan rakyat Suriah, sesungguhnya saya tidak mengkhawatirkan kesendirian mereka ini. Justru makin kuat mereka melantangkan Ya Alloh Malna Ghairaka, makin kecil ketergantungan mereka kepada manusia. Sebaliknya, mereka makin dekat, dan makin bergantung serta bersandar kepada Raja Diraja, Alloh Robbul ‘Alamin. Kekuatan yang serba Maha yang tak bakal terkalahkan. Itulah sumber kekuatan dan jaminan kemenangan!

Justru yang saya merasa miris dengan sikap acuh tak acuh, tak peduli dan masa bodoh yang diperagakan kaum Muslimin di luar Suriah. Mereka, yang terjerembab pada debat kusir seputar: isu terorisme, konflik sectarian dan sindrom rabun jauh. Miris, membayangkan apa yang bakal mereka jawab menghadapi tuntutan dan aduan rakyat Suriah kelak di hadapan Alloh pada hari kiamat. Dan, mereka itu bisa jadi saya, Anda dan kita.

Allohu A’lam…

TS, relawan Suriah.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 9 October 2015 in Islam, Uncategorized

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s