RSS

Kiriman Bagus

14 Mar

(Diambil hikmah dan ibroh-nya saja)

Seorang pemuda yang lagi “galau”, ingin mengeluh ke seorang Ustadz yang baik ‘ilmu & pemahaman Islamnya.

Pemuda: “Pak Ustadz, dimana ini keadilan Alloh SWT? Udah lama saya terus memohon pada-Nya namun gak juga dikabulkan. Saya sholat, shoum sunnah, bersedekah, berbuat segala kebajikan, tapi gak satupun keinginanku dikabulkan. Padahal banyak orang – orang yang ibadahnya kacau balau, bicara bikin sakit hati, akhlaknya dan kelakuannya ancur beneran, ga mau berhijab syar’i, tapi apa yang dimintanya terkabul dengan cepat. Kok kayaknya Alloh gak adil banget nih Pak Ustadz?”

Ustadz: “Pernahkah kamu didatangi katakanlah ehmm…contohlah…pengamen?”

Pemuda: “Ya pernah, tentu saja Pak.” kata pemuda itu dengan serius.

Ustadz: “Coba bayangkan deh, jika pengamen itu serem, tatoan, bertindik, nyanyiannya berisik bikin pengeng telinga, kamu apain tuh orang?”

Pemuda: “Ya biar baru nyanyi sebentar, cepet2 saya kasih uang supaya dia cepat2 pergi.”

Ustadz: “Ok, lalu gimana kalo pengamen itu bersuara merdu banget, nyanyinya sopan & penampilannya rapi & wangi. Kamu apain tuh pengamen?”

Pemuda: “Ya saya nikmatin nyanyiannya sampe lagunya selesai, lalu saya minta ia bernyanyi lagi sekali lagi dan tambah lagi…”, kata pemuda itu tertawa.

Ustadz: “Naaah, Kalau begitu bisa saja Alloh SWT bersikap begitu pada kita para hamba-Nya. Kalo ada manusia yang berakhlak buruk dan dibenci-Nya, yang masih ga malu terus berbuat dosa dan sedang berdoa dan memohon pada-Nya, mungkin akan DIA firmankan kepada malaikat-Nya; “Cepat kasih saja apa yang dia minta. Aku muak dengan kelakuan dan pembangkangannya.”

“Tapi kalo yang memohon adalah hamba mukminin sholeh, rajin ibadah, rajin beramal & bersedekah, maka mungkin saja Alloh SWT berfirman kepada malaikat-Nya: “Tunggu! Tunda dulu apa yang dia minta, Aku menyukai doa-doanya, Aku menyukai isak-tangisnya. Aku tak ingin dia menjauh dari-KU setelah dia mendapat apa yang dia minta. Aku ingin mendengar tangisannya karena Aku sangat menyukainya.”

***

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dari Uqbah bin Amir RA., Rosululloh SAW., telah bersabda:

“Jika kalian melihat Alloh memberikan dunia kepada seorang hamba pelaku maksiat dengan sesuatu yang ia sukai, maka sesungguhnya itu hanyalah Istidroj.” Kemudian Nabi SAW., membacakan firman Alloh SWT:

فَلَمَّا نَسُواْ مَاذُ كِّرُواْ بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَٰبَ كُلِّ شَىْءٍ حَتَّىٰٓ إِذَا فَرِحُواْ بِمَآ أُتُوٓاْ أَخَذْنَٰهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ (٤٤)

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu – pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong – konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (Q.S. Al – An’am (6): 44)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 14 March 2015 in Islam, Muslimah

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s