RSS

Bagimu Yang Tertinggal Di Dunia

07 Jan

Merupakan perkara yang sudah kita maklumi bersama, bahwasanya kita tinggal di suatu tempat, yang akan datang masa kebinasaannya.

Ya, tempat itu adalah bumi.

Dimana kakek kita diturunkan ke dunia ini yang penuh dengan kepayahan, kesusahan dari syurga Alloh yang penuh dengan kenikmatan dan kelezatan.

Waktupun berlalu ribuan tahun, manusia pun telah tersebar seantero penjuru, jauh sudah kita dari zaman kenabian.

Sekarang kita melihat manusia sangat antusias, penuh semangat, dengan segala kegigihan mereka mencari dari apa yang tersisa yang masih ada di dunia ini.

Tujuan, cita-cita mereka adalah harta, kedudukan, dan kehormatan di dunia ini. Mobil yang mewah, rumah yang megah, harta yang berlimpah tak jarang kita temui orang-orang yang memilikinya,,

Kalaupun ada diantara kita yang mengatakan:

“Tujuan kita bukan dunia kok, kita tau dunia ini hanya sementara.”

Ya, ucapan bisa dikatakan siapa saja, tapi realita yang ada, mereka sangat memprioritaskan dunia.

Agama? Sesempatnya, seadanya waktu luang, kalau badan tak capek, baru mereka membuka Al – Qur’an, itupun dengan durasi yang sangat singkat.

“Kita harus adil dong, kita kan juga butuh dunia! Dakwah tanpa harta kan juga susah!”

Adil? Kalaulah kita mengikuti ucapan mereka, kita tanyakan:

Berapa jam engkau sisihkan dari waktumu untuk mempelajari agama?

Mana yang lebih banyak? bekerja atau beribadah? bersenang – senang atau menuntut ‘ilmu Dien?

Saudaraku simaklah Firman Alloh Jalla wa ‘Ala berikut ini:

اعْلَمُوٓاْ أَنَّمَا الْحَيَوٰةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْأَمْوَٰ لِ وَالْأَوْلَـٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْـجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ، ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَ ىٰهُ مُصْفَرًّاثُمَّ يَكُونُ حُطَـٰمًا ۖ وَفِى الْأَخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللهِ وَرِضْوَٰنَ ۚ وَمَا الْحَيَوٰةُ الدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ الْغُرُورِ (٢٠)

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Alloh serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (Q.S. Al-Hadid (57): 20)

Jangan Sampai Dunia Ini Menipumu!

Ya, dunia ini memang manis, dan menarik, sebagaimana yang Rosululloh kabarkan:

Sesungguhnya dunia ini manis dan hijau. Dan sesungguhnya Alloh ta’ala menyerahkannya kepada kalian untuk diurusi kemudian Alloh ingin melihat bagaimana sikap kalian terhadapnya. Maka berhati-hatilah dari fitnah dunia dan wanita” (HR. Muslim)

Jika engkau jadikan dunia ini sebagai tujuanmu, maka simaklah sabda Nabi berikut ini:

“Seandainya dunia ini di sisi Alloh senilai harganya dengan sayap nyamuk niscaya Alloh tidak akan memberi minum barang seteguk sekalipun kepada orang kafir” (HR. Tirmidzi, dan dia berkata: ‘hadits hasan sahih)

Maka Rendah Sekali Cita cita Dunia Ini!

Lalu akankah engkau akan merasa malu, rendah, hina dengan ketertinggalanmu dari dunia ini. Jangan engkau berkecil hati dengan sedikit hartamu, karena yang demikian itu baik untukmu.

Sangat mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik baginya. Dan hal itu tidak didapatkan kecuali pada diri orang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan maka dia bersyukur. Dan apabila dia mendapatkan kesusahan maka dia akan bersabar.” (HR. Muslim)

Jadikanlah dunia ini hanya sebagai batu loncatan wahai orang yang cerdas dan berakal! Rosululloh SAW pernah berdoa:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻻَ ﻋَﻴْﺶَ ﺇِﻻَّ ﻋَﻴْﺶَ ﺍﻵﺧِﺮَﺓ

Ya Alloh tidak ada kehidupan yang sejati selain kehidupan akhirat ” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan terakhir seorang imam*** pernah berkata:

وإذا رأيت الناس يتنافسوك في الدنيا فتنافسوها  في الآخرة

Apabila engkau melihat manusia berlomba denganmu pada dunia maka kejarlah dia pada perkara akhiratnya.

Dan kami tutup dengan firman Alloh Ta’ala:

وللآخرة خير لك من الأولى

Dan akhirat itu jauh lebih baik untukmu dari dunia.” (Q.S. Adh – Dhuha (93): 4)

 

 ***Ada yang bisa membantu mengingatkan, ucapan Imam siapakah kiranya, ya?

(Kiriman dari sebuah Forum Ilmiyah.)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 7 January 2015 in Hadits, Islam, Muslimah

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s