RSS

Lentera Hari Ini

06 Apr

lentera

Duhai jiwa yang tenang, tidakkah kalian mau sedikit bercerita?

Bagaimana antum bisa menenangkan dan meluruskan qolbu kalian?

Walau terkadang hasrat keinginan menggebu kalian tidak selalu sama dengan qolbu kalian

Ya, semua itu karena ruh dalam qolbu sejatinya ingin selalu berbakti kepada-NYA.

 

Duhai para pencari dunia dan perhiasannya

Dunia ini tidak akan lepas dari kehilangan, air mata, dan nestapa

Namun, semua itu selalu dibalut manis dengan topping bersalut gula

Ya, itulah alasan antum mengapa dunia itu selalu di qolbu antum sekalian.

 

Duhai jiwa yang penuh amarah dan keburukan,

Tidakkah antum ingat bahwa Rahmat-NYA selalu mendahului murka-NYA?

Setiap dosa dan keburukan yang antum lakukan di tiap harinya

Selalu terbuka pintu maaf dari-NYA sejurus selepas dosa yang antum lakukan.

Duhai para pemelihara kesombongan yang berleher kaku,

Mengapa antum memandang rendah orang yang tidak sekufu’ dengan kalian?

Apakah dinar-dirham dan darah biru yang sudah antum bawa dari rahim Ibunda kalian?

Apa antum lupa bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla membuat perbedaan itu untuk saling mendukung?

Ya, orang – orang yang paling mulia adalah orang bertakwa pada-NYA.

 

Duhai para pencari ‘ilmu dunia,

Sudah terjawabkah pertanyaan klasik apakah Islam yang ikut zaman atau sebaliknya?

Islam itu sempurna, shohih li kulli zaman wa makkan…

Islam tidak akan bisa sebanding dengan ‘ilmu hasil pikiran manusia belaka

Karena Alloh Robbun Naas-lah yang menciptakan manusia.

 

Duhai para penggila harta dan status sosial,

Apakah dirimu sudah menyapa keluargamu saat ini?

Apakah antum sudah tunaikan hak – kewajiban mereka darimu?

Ataukah malah masih berkutat dengan kemacetan dari lampu merah ke lampu merah berikutnya?

 

Duhai para hamba yang diberi-NYA kelebihan rupa dan fisik,

Antum tahu dan sadar semua ini hanyalah titipan-NYA

Namun, antum selalu pakai hal itu untuk dieksploitasi tanpa batas

Dosa hanya berganti baju di gadget dan akun pertemanan kalian.

 

Duhai para pemilik pikiran yang jernih,

Ridho dan Rahmat-NYA mengapa kalah dengan akal yang kalian agung-agungkan?

Sudah bisakah membedakan perlu, ingin dan penting?

Seperti halnya bedanya antara wajib, sunnah, haram, makruh dan mubah.

 

Duhai para penumpuk dosa tanpa penyesalan,

Apakah yang antum pikirkan hanyalah sifat-NYA yang Pemaaf, Pengampun dan Penerima Taubat?

Tidakkah antum ingat ada hukum sebab akibat

Dosa antum membelah diri semakin banyak karena banyaknya pengikut kalian.

 

“Ma salaka kum fii Saqor?”

“Qolu lam naku minal Mushollin…”

“Apa yang memasukkanmu ke Neraka Saqor?”

Mereka menjawab: “Kami dahulu (ketika hidup) tidak termasuk orang – orang yang mengerjakan sholat.”

***

 

 

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 6 April 2014 in Islam, Muslimah, Uncategorized

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s