RSS

Hadits Qudsi: Amalan Tergantung Niat

26 Nov

Sesungguhnya Alloh Tabāroka wa Ta’āla ketika datang hari kiamat turun untuk melakukan peradilan di antara hamba – hamba-NYA dan masing – masing ummat duduk berlutut. Mula – mula orang yang dipanggil ialah seorang pria yang hafal Al – Qur’an, orang yang berperang di jalan Alloh dan orang yang hartawan.

Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman kepada orang yang hafal Al – Qur’an: “Bukankah Aku telah memberitahukan kepadamu apa yang telah Aku turunkan kepadamu apa yang telah Aku turunkan kepada Rosul-Ku?”

Ia menjawab: “Benar wahai Robbku.”

Alloh berfirman: “Lalu apakah yang telah engkau amalkan dengan apa yang telah engkau ketahui?”

Ia menjawab: “Aku telah membacakannya dalam qiyamku, baik di tengah malam maupun di siang hari.”

Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman: “Kamu dusta!”

Para Malaikat pun berkata: “Kamu dusta!”

Alloh Tabāroka wa Ta’āla berfirman: “Akan tetapi kamu menghendaki agar dikatakan bahwa si Fulan adalah orang yang hafal Qur’an, dan hal itu telah dikatakan.”

***

Lalu didatangkan orang yang hartawan, dan Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman: “Bukankah Aku telah meluaskan hartamu sehingga Aku tidak membiarkanmu mempunyai kebutuhan kepada seorang pun?”

Ia menjawab: “Benar wahai Robbku.”

Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman: “Lalu apakah yang telah engkau lakukan dengan harta yang telah Aku berikan kepadamu?”

Ia menjawab: “Aku gemar menyambungkan tali silaturohim dan bersedekah (dengannya).”

Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman: “Kamu dusta!”

Para Malaikat pun berkata: “Kamu dusta!”

Alloh Tabāroka wa Ta’āla berfirman: “Akan tetapi kamu menghendaki agar dikatakan bahwa si Fulan orang yang dermawan dan hal itu telah dikatakan.”

***

Dan didatangkan orang gugur di jalan Alloh, maka Alloh berfirman kepadanya: “Kenapa engkau terbunuh?”

Ia menjawab: “Wahai Robbku, Engkau telah memerintahkanku untuk berjihad, maka aku pun berperang sampai terbunuh.”

Alloh berfirman kepadanya: “Kamu dusta!”

Para Malaikat pun berkata: “Kamu dusta!”

Dan Alloh berfirman: “Akan tetapi kamu menghendaki agar dikatakan bahwa si Fulan seorang yang pemberani dan hal itu telah dikatakan.”

***

Abu Hurairoh RA., melanjutkan bahwa kemudian Rosululloh SAW., menepuk kedua lututku dan bersabda: “Wahai Abu Hurairoh, ketiga orang itu adalah mula – mula makhluk Alloh yang api neraka dinyalakan untuk membakar mereka pada hari kiamat.”

 [Diketengahkan oleh Tirmidzi yang dinilainya hasan, Ibnu Hibban di dalam kitab shohihnya dengan redaksi yang sama, dan Ibnu Khuzaimah telah mengetengahkan hal yang semisal di dalam kitab shohihnya, tanpa ada perbedaan melainkan hanya satu atau dua huruf.]

Na’udzubillah.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 26 November 2012 in Hadits

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s