RSS

Renungan Zaujah Sholihah

04 Nov

فَإِنَّمَا هُوَجَنَّتُكِ وَنَارُكِ

(Sesungguhnya dia – suamimu, adalah Surgamu dan Nerakamu HR. Ahmad, Hakim, Nasa’i)

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Sejenak…perhatikanlah Qowwam-mu yang sedang tertidur di sampingmu,

Sudah berapa banyak-kah garis kerutan di dahi dan di ekor matanya?

Sudah berapa banyak-kah uban menghiasi rambut kepala dan jenggotnya?

Masihkah elastiskah lemak di bawah kulitnya menarik kembali kulitnya setelah dicubit?

Padahal keadaan dan umurnya belum termasuk usia lansia…

Bandingkan halusnya kedua tumit kaki anti dengan tumit kakinya…

Atau kencangnya kulit anti karena selalu terjaga polesan kosmetik…

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Adakah parut bahkan cacat permanen di tubuhnya yang baru anti sadari?

Adakah dia sering mengalami sakit bahkan kecelakaan karena kerja?

Atau seringkah dia mengeluhkan sakit terus menerus di salah satu bagian tubuhnya?

Namun dia selalu tampak bahagia dan sehat di depan anti dan anak – anak

Tetapi sujud dan do’anya bertambah panjang seiring usianya yang merapat ke tanah kubur

Selalu berharap Robb-nya akan selalu menjaga Iman, Islam dan kesehatan kalian…

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Mungkin dia lebih memilih untuk cepat sampai di rumah daripada lembur dan meeting

Mungkin makanan mewah ketika meeting hanya malah membuatnya mengingat istri dan anaknya di rumah…

Ketika dia merasa muak dengan atasan dan lingkungan kerja yang penuh dengan celah para oportunis untuk

bermaksiat…

Mungkin dia lebih memilih untuk kenaikan gaji daripada kenaikan jabatan yang dapat mendatangkan fitnah

Sedikit yang halal merupakan barokah ridho-NYA

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Lihatlah lemari pakaianmu dan anak – anakmu sekalian

Anti mempunyai baju untuk di rumah, acara undangan dan kondisi formal, juga suasana lain

 Begitu pula lemari pakaian anak – anak, hampir semua aktivitas ada pakaian yang berbeda

Tidak lupa pula deretan sepatu dan perhiasan yang semakin menumpuk

Tetapi sejenak, lihatlah deretan pakaian Suami dan Ayah para anak kalian

Mungkin yang ada adalah pakaian kerja

Ataupun pakaian yang harus bisa dipakai di seluruh kondisi aktivitas formal dan informal…

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Ketika dia mengajak anti dan anak – anak kalian membeli kebutuhan hidup

Berapa shop counter dan toko yang anti dan anak – anak kalian datangi,

Namun ketika dia mendatangi satu toko yang mungkin dia inginkan sejak lama,

Dia langsung teringat listrik, air, rumah, kredit kendaraan dan SPP sekolah anak kalian

Keinginan itu mungkin untuk kesekian kalinya dipendam lagi

Terpenuhinya kebutuhan materi anti dan anak kalian, hanya demi panggilan Ayah Terbaik Sedunia yang terucap

dari bibir kalian…

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Mungkin dia lebih memilih dipanggil sebagai kontraktor karena kalian sering pindah kontrakan

Mungkin dia lebih memilih menabung untuk pendidikan anak kalian dan pernikahan mereka

Mungkin dia memilih untuk naik angkutan umum saja daripada mengambil kredit kendaraan

Ataupun mengalah kepada anggota keluarganya untuk membawa satu – satunya kendaraan

Karena dia tidak mau membebani kalian dengan utang dunia, takut apabila umurnya dicukupkan-NYA

keluarganya menanggung beban utang…

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Seharusnya hari kenaikan kelas disertai nilai rapor terbaik anak kalian adalah hari bahagia

Seharusnya hari ‘Iedul Fithri adalah hari bahagia bagi setiap hamba – hamba-NYA yang taat

Seharusnya hari ketika anak kalian dikhitbah atau akan mengkhitbah juga hari bahagia

Tetapi justru sujud dan do’anya bertambah panjang untuk bermunajat pada Ar – Rozzaq

Karena tugasnya untuk mendidik dan menafkahi baru berhenti ketika meninggal…

Karena amal ibadahnya baru berhenti ketika cita – citanya menginjak Jannah-NYA tercapai…

*

*

*

Wahai Zaujah Sholihah,

Ketika dia sejenak menarik napas melihat kebutuhan anggota keluarganya terpenuhi

Ketika dia tersenyum bangga melihat hapalan surat – surat Al – Qur’an anak – anak kalian

Percayalah akan satu hal….

Itulah kesejukan qolbu dan mata yang diperolehnya dari do’anya akan kalian

Benarlah bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla beserta orang – orang yang sabar…

*

*

*

*

Namun ketahuilah satu hadits wahai Zaujah Sholihah,

Satu hadits shohih yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas RA., ketika Gerhana Matahari

Diperlihatkan oleh-NYA Surga dan Neraka, Nabi kita yang mulia – SAW bersabda:

“…Dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Para sahabat bertanya: ‘Wahai Rosululloh, mengapa (demikian)?’ Beliau SAW menjawab: ‘Karena kekufuran mereka.’ Kemudian mereka bertanya lagi: ‘Apakah mereka kufur kepada Alloh?’. Beliau SAW menjawab: ‘Mereka kufur terhadap suami – suami mereka, kufur terhadap kebaikan – kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang, kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai), niscaya dia akan berkata: ‘Sesungguhnya aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ (HR. Bukhori)

Na’udzubillahi min dzalik.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 4 November 2012 in Hadits, Muslimah

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s