RSS

When U Said: “I want to Marry Your Daughter”

21 Oct

*[Renungan bagi para Qowwam keluarga, yang sedang dirundung masalah dengan emosinya bagaimana mentarbiyah Ratu di rumahnya.]

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika rasa cemas, takut dan harap itu datang ketika berada di ruang tamu itu…

Seakan semua kata – kata yang telah dipersiapkan itu malah mengharu biru…

Yang akhirnya semua itu dimulai dengan kata “maaf…telah lancang…”

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika ruang tamu itu seakan – akan menjadi lebih sempit dari kenyataannya…

Ketika seakan – akan antum berada di sudut ring tinju dengan posisi bertahan…

Ketika dalam posisi bertahan itu bahkan antum punya tujuan yaitu ridho-NYA…

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika akhirnya Qowwam di rumah itu bertanya apa tujuan antum datang…?

Mengapa pilihan itu akhirnya jatuh di perhiasan miliknya…?

Seakan semua pembicaraan waktu itu dimulai dengan kata “kenapa?”

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika Alloh Ar – Rohim mempertemukan antum sesuai Lauh Mahfudh-NYA?

Ketika Maha Pemilik Keindahan menunjukkan sedikit kebesaran-NYA…

Seketika itu pula antum bukan memuji makhluk-NYA, tetapi lantas memuji-NYA…

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika antum langsung teringat tuntunan-NYA untuk menundukkan pandangan…

Tetapi kemudian antum kembali memuji-NYA akan keimanan yang dimilikinya…

Ketika antum tahu bahwa dia lebih mencintai Alloh SWT. dan Rosululloh Muhammad SAW…

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika akhirnya antum menyerahkan segala urusan hidup hanya kepada-NYA…

Ketika antum tidak ingin menghancurkan cinta dan cintanya yang seharusnya kepada-NYA…

Akhirnya dengan lantangnya hati antum berteriak kalimat tauhid yang mulia!

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika antum kembali dipertemukan-NYA sesuai dengan Lauh Mahfudh-NYA…

Lagi – lagi antum hanya bisa mengucapkan kalimat tauhid dan istighfar…

Tidak ingin terbawa emosi nafsu makhluk, apalagi bujuk rayuan makhluk yang dikutuk-NYA…

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika antum sadar diri bahwa antum merasa tidak layak menjadi Qowwamnya…

Merasa bekal ilmu, iman & hidup belum maksimal untuk berjihad di jalan penuh ridho-NYA

Antum lupa apa itu proses dan lupa akan janji Alloh SWT di Al – Qur’an…

Padahal rizki dan ridho-NYA ada di jalan itu…

*

*

*

*

*

Dan akhirnya….

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika keinginan itu antum ungkapkan kepada Qowwam di keluarga itu…

Keinginan hati untuk meminang perhiasan sang Qowwam yang sangat dijaganya…

Keinginan diri untuk berjihad di jalan-NYA lewat jalan pernikahan…

Untuk mencari rizki, cinta, ridho dan ampunan-NYA…

Keinginan hati untuk menjadikan perhiasan sang Qowwam rumah itu menjadi Ratu…

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

Ketika akhirnya….bahkan diam dan senyumnya…merupakan jawaban iya…

Ucapan takbir, tasbih dan tahmid antum ucapkan…(biarpun hanya dalam hati)…

Kembali antum serahkan semua pada jalan dan ketetapan-NYA…

Ingatkah (juga) saat – saat itu saudaraku?

Ketika ijab qobul dinyatakan syah oleh saksi – saksi…

Padahal tangis kedua orangtua antum seakan tidak ingin melepas kalian berdua…

Ketika semua mendo’akan barokah-NYA agar selalu dicurahkan kepada antum berdua…

Antum ingat janji itu dicatat oleh malaikat-NYA di samping kita…

Ingatkah (juga) saat – saat itu saudaraku?

Ketika antum mendapatkan Ratu di sisimu…

Antum berpikir bahwa proses ini adalah pintu…

Yang bisa mengantar antum berdua kepada Jannah-NYA ataupun Neraka-NYA…

Ingatkah saat – saat itu saudaraku?

When U Said: “I want to Marry Your Daughter”

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 21 October 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s