RSS

Mati Rasa

05 Jan

Assalaamu’alaikum Wr., Wb.

Apa kabar Ikhwanul Akhwat Fillaah? Sudah berapa langkahkah hati, pikiran dan kaki ini dilangkahkan pada-NYA? Untuk hari ini, beranikah kita mulai berhitung berapakah dan apa sajakah nikmat-NYA yang telah kita syukuri dan nikmat-NYA yang kita dustakan?

Entah mungkin di tengah langkah kita menuju tempat kita beraktivitas, bisakah kita melihat ayat – ayat Alloh SWT., yang bertebaran dimana – mana?sebagai bukti tanda keberadaan dan kekuasaan-NYA? Ketika antum mampu melihatnya biarpun hanya sepintas lalu, melihat tanda – tanda bukti keberadaan dan kebesaran-NYA, tidakkah terbersit dan terucap kalimat Tahlil, Tasbih, Tahmid dan Takbir memuji-NYA biarpun hanya dalam hati? Tidakkah semua sistem di alam semesta ini berjalan sesuai yang telah ditulis-NYA? Sangat sempurna, tidak ada lagi yang mampu membuat sistem dengan manajemen yang Maha Sempurna ini selain Alloh Al – Maliik.

Tengoklah bagaimana sistem anggota badan ini, semua tanpa kita sadari telah berjalan sesuai aturan-NYA. Sedetik pun bumi ini bergeser dari porosnya, kita semua bisa bayangkan bencana apa yang bisa terjadi. Bisakah kita menghentikan sedetik saja detak jantung dan aliran darah ini? biarpun kita menantang aturan-NYA, tapi tetap saja kehendak-NYA adalah Maha Mutlak. Bahagiakah kita semua bahwa semua ini diberikan secara gratis?

Tapi tunggu, tunggu sebentar saudaraku. Ada diantara kita ternyata, seperti menutup diri mendustai dan menganggap semua ini adalah bukti akan kasih sayang-NYA saja kepada kita, lupa bahwa kesehatan pun adalah ujian dari berbagai macam ujian dari-NYA. Lupa bagaimana Alloh berfirman dalam Qur’an bagaimana penciptaan alam semesta, lupa bagaimana Alloh berfirman dalam Qur’an bagaimana penciptaan manusia, lupa bahwa para Nabi dan Rosul-NYA-pun diberikan ujian yang jauh lebih hebat daripada ummatnya.

“Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al – Qur’an) pada awal kalinya dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatan yang sangat.” (Q.S. Al – An’am (6): 110)

Bapak para manusia Adam AS., diberi ujian dari Ibu para manusia Hawa. Nabi Nuh AS., Rosul pertama, menangis tersedu – sedu melihat kelakuan ummatnya sampai – sampai Alloh mengirimkan banjir Maha Dahsyat. Nabi Ayyub AS., diberi ujian dengan penyakit kulit dan kehilangan semua keturunannya. Nabi Ibrohim AS., diuji dengan perintah untuk menyembelih putra yang telah lama dinantinya sebagai penerus tongkat estafet dakwah. Nabi Luth AS., diberi ujian menghadapi ummatnya yang tunduk merendahkan dan takluk pada nafsu syahwat kelaminnya. Nabi Musa dan Harun AS., diberi ujian menghadapi bangsa Yahudi yang telah menjadi bangsa yang berani menentang-NYA. Nabi Isa AS., sampai – sampai disamakan sebagai Tuhan Anak oleh para kristiani. Sampai – sampai Nabi Muhammad SAW., Nabi penutup para Nabi dan Rosul, salam bagimu Yaa Rosululloh, salah satu do’a yang tidak diijabah-NYA adalah Islam tidak akan hancur oleh ummat Islam sendiri.

Dari sedikit contoh ujian para Nabi dan Rosul-NYA diatas, dosa manakah yang saat ini masih kita lakukan Ikhwanul Akhwat Fillaah? Dosa ummat manakah yang kita lakukan saat ini? Apakah jahiliyah repeats itself?

Inilah jawaban Alloh dalam Al – Qur’anul Kariim:

“Thoohaa”

“Kami tidak menurunkan Al – Qur’an ini kepadamu agar kami menjadi susah”

“Tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Alloh)”

“Yaitu diturunkan dari Alloh yang menciptakan bumi  dan langit yang tinggi”

“(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah, yang bersemayam di atas ‘Arsy”

“Kepunyaan-NYA-lah semua yang ada di langit, semua yang ada di bumi, semua yang diantara keduanya dan semua yang di bawah tanah”

“Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya DIA mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi”

“DIA-lah Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan DIA. DIA mempunyai Asmaul Husnaa.”

(Q.S. Thoha (20): 1 – 8 )

Sungguhlah heran, apabila kita sampai saat ini pun masih belum membuka mata hati dan pikiran ini untuk mengingat – ingat, membenarkan dan menjalankan perintah-NYA. Tidak ada yang kekal di dunia ini, saudaraku. Sudah mati rasa tidak bisa merasakan Halawatul Iman? DIA-lah yang Maha Kekal dengan Kekalnya aturan-NYA.

Dari Aisyah RA., Rosululloh SAW., bersabda: “Yang paling dibenci Alloh adalah seseorang yang suka menentang lagi suka membantah.” (Muttafaq ‘Alaih)

Akhirnya, bisakah kita sekalian menangis tersadar akan kejahiliyahan dan kebathilan yang telah kita lakukan sampai saat ini? Jikalau kita tidak mampu menangis tersadar, maka…….menangislah akan ketidakmampuan kita ini untuk menyadarinya.

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang – orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang – orang yang beriman.” (Q.S. Ali ‘Imron (3): 139)

Wallohu A’lam bish Showwab.

Wassalamu’alaikum Wr., Wb.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 5 January 2011 in Islam

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s