RSS

Itu Tasyabbuh, Saudaraku!!

31 Dec

اعْلَمُوٓاْ أَنَّمَا الْحَيَوٰ ةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ…وَمَا الْحَيَوٰةُ الدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ الْغُرُورِ(٢٠)

“Ketahuilah. Bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan…Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Q.S. Al – Hadiid (57): 20)


Masih teringat ucapan seorang ustadz senior langsung ke diri ini: “Manusia itu mempunyai kecenderungan untuk mengulangi dosanya kembali, akhi.” Tidaklah salah jika Rosululloh Muhammad SAW., mengajarkan salah satu do’a yang diawali “Yaa Muqollibal Quluub, Tsabbit Qolbi ‘Ala Diinik”, agar hati ini tidak kembali dibolak – balik dan mudah dirayu keturunan Iblis yang ingkar pada-NYA. Ya, hari ini, lihatlah hari ini. Betapa yang mengaku seorang muslim kembali mengulangi kesalahan tahunannya.

Terlepas dari hari kelahiran Nabi Isa AS., yang dianggap anak Tuhan oleh kaum nasrani, masih juga kita tertipu dengan perayaan tahun baru Masehi yang Rosululloh SAW dan sahabat pun tidak pernah merayakannya.

Betapa budaya dan damai kasih akhir tahun begitu dinikmati juga oleh kita yang ber-KTP Islam. Tengoklah di sana – sini, berbagai tawaran hiburan pergantian akhir tahun begitu tampak indah dan menarik. Diskon akhir tahun yang bahkan bisa melewati 70% jika mendekati pukul 00:00, sangat menarik memang tetapi mengapa ketika ada tawaran untuk berinfaq dan shodaqoh begitu berat uang ini keluar dari saku celana dan dompet kita?

Konser musik band idola yang gratis, ataupun panggung hiburan lain yang begitu melalaikan. Menu makanan, target penjualan yang benar – benar konsepnya dibuat semenarik mungkin untuk menarik uang dari para kaum muslimin. Tetapi kemanakah mengalirnya uang itu? Jikalau uang itu nyata – nyatanya malah menjadi modal senjata, peluru dan rudal untuk menumpahkan darah saudara kita entah di belahan bumi kepunyaan-NYA ini.

Tengoklah para muda – mudi Islam ditarik keluar dari rumahnya, terpesona betapa malam ini tidaklah boleh dilewatkan dan keesokan harinya akan diceritakan lewat foto yang ditampilkan di situs pertemanan mereka. Lihatlah bagaimana pemuda – pemudi Islam ditarik untuk berikhtilat, yang bahkan kita sudah tidak bisa membedakan mereka dengan pemuda – pemudi di luar Dien ini ketika sudah berada di keramaian.

KITA INI SEDANG DIGIRING UNTUK MENGIKUTI MEREKA, SAUDARAKU!

Tidakkah antum sekalian ingat isi khutbah Imam Jum’at siang tadi? Pasti mereka siang tadi mengingatkan kita tentang budaya mubazir ini, mengingatkan kita tentang budaya tasyabuh yang tidak dicontohkan Rosul SAW, mengingatkan kita tentang haramnya mengucapkan selamat natal dan tahun baru masehi. Hanya berapa jam teringat isi khutbah Jum’at siang tadi di otak dan hati kita saudaraku?

“Kamu akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehinggakan mereka masuk ke dalam lubang biawak kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rosululloh, apakah yang kamu maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Baginda bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi?” (HR. Bukhori dan Muslim).

Apa sebenarnya alasan kita untuk tidak melewatkan malam pergantian tahun masehi ini, saudaraku? Apa karena setahun sekali? Beranikah kita semua berhitung berapa yang kita jadikan infaq dan shodaqoh bulan ini, lalu kita bandingkan dengan pengeluaran malam ini? Bukankah orang – orang yang mubazir itu saudaranya syaitan?

إِنَّ الْمُبَذِّ رِينَ كَانُوٓاْ إِخْوَٰ نَ الشَّيَٰطِينَ (٢٧)

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon…”

(Q.S. Al – Isroo’ (17): 27)

Apa lagi alasan kalian saudaraku? Apa untuk melewatkan penat dan kebosanan? Lupakah ayat yang menyebutkan akan mengingat Alloh SWT hati akan menjadi tenang di surat Ar – Ro’du? Apa lagi alasan kalian saudaraku? Untuk bersosialisasi? Lupakah bahwa orang – orang muslim itu bersaudara? Apa lagi alasan kalian saudaraku? Apakah untuk menghormati pluralisme agama? Inilah Nabi pemberi syafa’at kita kelak di hari akhir:

“Siapa saja yang menyerupai suatu kaum, ia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Daud dan Ahmad).

Dari Abu Hurairoh RA. Rosul SAW., bersabda: “Sesungguhnya Alloh SWT., meridhoi kalian melakukan 3 hal, dan membenci kalian melakukan 3 hal. Alloh meridhoi kalian menyembah-NYA tanpa mempersekutukan-NYA dengan suatu apapun, meridhoi kalian selalu berpegang teguh pada tali (agama) Alloh, dan meridhoi kalian tidak bercerai berai. Sementara Alloh membenci bila kalian banyak bicara, banyak bertanya, dan menghambur – hamburkan harta.” (HR. Muslim)


Lupakah bahwa kita ini adalah khoiru ummat? Yang seharusnya menyeru kepada kebaikan, menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar dan beriman kepada Alloh? Tugas kita belum selesai, inilah jihad kita yang dititipkan pada kita semua. Kitab Al – Qur’an dan haditsmu menunggumu di rumah untuk dibaca dan dikaji. Anak dan istrimu butuh tarbiyah yang akan mengantar mereka untuk mengarungi kehidupan dunia semu ini. Anak – anak yatim piatu dan fakir miskin menunggu uluran tangan, infaq dan sedekah kita.

Jika setelah malam ini berakhir, apakah kalian akan membicarakan keburukan dan kebathilan yang kita lakukan malam ini ketika hari Senin datang dengan aktivitas kita di tempat kita rutin beraktivitas? Naudzubillaahi min dzaalik, maka terputuslah ampunan Alloh Al – Ghoffuur akan dosa yang kita lakukan malam ini.

Wallohu A’lam bish Showwab.

إِنَّمَا الْحَيَوٰ ةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهوٌ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُواْ وَتَتَّقُواْ يُؤْتِكُمْ أُجُوْرَكُمْ وَلَا يَسْئَلْكُمْ أَمْوَٰ لَكُمْ(٣٦)

“Sesungguhnya kehidupan dunia hanya permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertaqwa, Alloh akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.” (Q.S. Muhammad (47): 36).

[Ditulis diantara suara ledakan petasan dan kembang api yang begitu mengganggu sampai shubuh nanti]

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 31 December 2010 in Hadits, Islam

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s