RSS

Mutiara Hadits Qudsi Hari Ini

30 Nov

Alhamdulillahirobbil ‘Aalamin. Segala puji hanya bagi-NYA, yang masih memberikan kesempatan dan nikmat Iman, Islam dan kesehatan, juga segala nikmat-NYA yang lain. Semoga kita tidak termasuk pada golongan yang mendustakan nikmat-NYA. Berikut beberapa hadits qudsi hari ini:

1.        Nasib Para Pembuat Bid’ah di Hari Kiamat

Kelak akan didatangkan segolongan orang dari ummatku, lalu mereka digiring ke arah kiri. Maka aku berkata, “Wahai Robbku, selamatkanlah sahabat – sahabatku.” Alloh berfirman, “Sesungguhnya kamu tidak tahu apa yang diada – adakan oleh mereka sesudah kepergianmu.” Maka aku hanya dapat mengatakan seperti yang pernah dikatakan oleh hamba Alloh yang sholeh (Isa AS.), “Dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada diantara mereka,” sampai dengan firman-NYA, “Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. Al – Ma’idah (5): 117 – 118). Rosul SAW., melanjutkan bahwa lalu dikatakan kepadaku, “Sesungguhnya mereka senantiasa berbalik mundur ke belakang sejak kamu tinggalkan mereka.” Maka kukatakan. “Binasalah, binasalah!” (Diketengahkan oleh Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi dan Nasa’i melalu Ibnu Abbas)

2.        Keistimewaan Surat Al – Fatihah

Sesungguhnya Alloh telah memberiku di antara karunia yang diberikan-Nya kepadaku, “Sesungguhnya Aku berikan kepadamu Fatihatul Kitab (surat Al – Fatihah) yang berasal dari perbendaharaan ‘Arasy-KU, kemudian Aku membaginya menjadi 2 bagian antara Aku dan kamu.” (Diketengahkan oleh Ibnudh Dharis dan Baihaqi di dalam kitab Asy Syu’ab melalu Anas RA.)


3.        Peradilan Alloh pada Hari Kiamat dan Cara Melerai yang Bersengketa

Rosululloh SAW., tertawa, maka Umar bertanya, “Apakah yang membuatmu tertawa, demi ayah dan ibuku yang menjadi tebusanmu?” Rosululloh menjawab bahwa ada 2 orang laki – laki dari kalangan ummatku yang berlutut di hadapan Robb Yang Maha Perkasa, seorang dari keduanya mengatakan, “Wahai Robbku, ambillah untukku dari saudaraku ini (penebus) kezaliman yang pernah dilakukannya terhadapku.” Alloh berfirman, “Apakah yang dapat kamu lakukan terhadap saudaramu, sedangkan ia tidak menyisakan suatu kebaikan pun bagi dirinya?” Laki – laki itu berkata, “Kalau begitu biarlah dia memikul sebagian dari dosa – dosaku.” Alloh berfirman, “Angkatlah pandanganmu dan lihatlah!” Lalu ia mengangkat pandangannya dan berkata, “Aku melihat kota – kota yang terbuat dari emas dan istana – istana yang dihiasi dengan mutiara, lalu milik siapakah ini, apakah milik seorang Nabi, milik seorang yang shiddiq, atau milik seorang yang mati syahid?” Alloh berfirman, “Ini adalah milik orang yang dapat membayar harganya.” Laki – laki itu bertanya, “Maka siapakah yang memilikinya?” Alloh berfirman, “Kamu dapat memilikinya.” Laki – laki itu bertanya, “Dengan apakah aku memilikinya?” Alloh berfirman, “Kamu maafkan kesalahan saudaramu ini.” Laki – laki itu berkata, “Wahai Robbku, sesungguhnya kalau begitu saya sekarang memaafkannya.” Alloh berfirman, “Kalau begitu bimbinglah tangan saudaramu dan ajak dia masuk surga.” Maka pada saat itu Rosululloh membacakan firman-NYA, “Oleh sebab itu bertakwalah kepada Alloh dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu.” (Q.S. Al – Anfal (8): 1) Maka sesungguhnya Alloh pun mendamaikan perselisihan di antara kaum muslimin. (Diketengahkan oleh Hakim dan Baihaqi di dalam Kitab Al – Ba’tsu, keduanya melalui Anas RA., Hakim menilai sanadnya shahih)

4.        Kehancuran Islam Berasal dari Kalangan Ummat Islam Sendiri

Alloh SWT., telah berfirman, “Wahai Muhammad, sesungguhnya apabila Aku tetapkan suatu keputusan, maka hal itu tidak dapat ditolak. Dan sesungguhnya Aku telah memberikan kepada ummatmu bahwa Aku tidak akan membinasakan mereka dengan paceklik yang merata. Dan tidak akan menguasakan mereka kepada musuh selain dari kalangan mereka sendiri yang akan menghalalkan kehormatannya, meskipun orang – orang lain dari berbagai kawasan bersatu padu untuk menghancurkan mereka, melainkan hanya sebagian merekalah yang akan membinasakan sebagian yang lain dan sebagian dari merekalah yang akan menawan sebagian yang lain.” (Diketengahkan oleh Muslim melalui Tsauban RA.)

5.        Syafa’at Rosululloh SAW.

Sesungguhnya Alloh SWT., membangunkanku lalu berfirman, “Wahai Muhammad, tidak sekali – kali Aku mengutus seorang Nabi dan tidak pula seorang Rosul melainkan memohon kepada-Ku suatu permintaan yang Aku kabulkan permintaannya, maka ajukanlah permintaanmu hai Muhammad, niscaya kamu diberi!” Rosululloh bersabda, “Permintaanku adalah syafa’at bagi ummatku di hari kiamat.” Abu Bakar bertanya, “Wahai Rosululloh, untuk siapaah syafa’at itu?” Rosululloh menjawab, “Kukatakan, ‘Wahai Robbku, manakah syafa’atku yang kusimpan di sisi-Mu?” Alloh berfirman, “Baiklah.” Lalu Alloh mengeluarkan ummatku dari neraka dan memasukkan mereka ke dalam syurga. (Diketengahkan oleh Asy Syairazi dalam kitab Al Alqob biografi Zabriq melalui ‘Ubadah ibnush Shamit)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 30 November 2010 in Hadits

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s