RSS

Romadhon Biggest Sale

09 Aug

[Jangan lewatkan kesempatan “Romadhon Biggest sale”. Obral besar-besaran pahala tiada tandingan.]

[Diskon ampunan yang luar biasa. Selama satu bulan penuh rahmah dan berkah.]

[Jangan ketinggalan Sholat malam dan baca Al – Qur’an juga Shodaqoh.]

[Kumpulkan point amalan anda. Pahala Sunnah disamakan dengan Wajib.]

Siapa tahu anda berhak mendapatkan Door – Prize:

Lailatul Qodar

[Ayo kita beramai-ramai menghidupkan Romadhon!!]

Perjalanan menuju Alloh SWT dalam Bulan Romadhon dilukiskan oleh para ulama salaf sebagai perjalanan yang banyak ujian dan tentangan. Ada gunung yang harus didaki, itulah nafsu. Digunung itu ada lereng yang curam, belukar yang hebat, bahkan banyak perompak yang mengancam, serta iblis yang merayu, agar perjalanan tidak dilanjutkan. Bertambah tinggi gunung didaki, bertambah hebat ancaman dan rayuan, semakin curam dan ganas pula perjalanan.

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Romadhon, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al – Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan – penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari -hari yang lain. Alloh menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Alloh atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al – Baqoroh (2): 185).

Begitu halnya dengan bulan Romadhon, sebab Alloh tidak akan mengatakan Romadhon sebagai bulan istimewa jika tidak ada sesuatu dibalik itu. Rosululloh SAW., ketika berada di penghujung bulan Sya’ban, selalu mengatakan kepada sahabatnya:

“Telah datang padamu bulan Romadhon, penghulu segala bulan. Maka sambutlah kedatangannya. Telah datang bulan Shiyam membawa segala keberkahan, maka alangkah mulianya tamu yang datang itu.” (H.R. At – Thabrani).

Dalam sabdanya yang lain:

“Sesungguhnya telah datang padamu bulan Romadhon, bulan yang diberkahi, Alloh memerintahkan berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu, dibukakan segala pintu Surga, dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu syetan-syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa yang tidak diberikan kebajikan malam itu, berarti telah diharamkan baginya segala rupa kebajikan.” (H.R. An – Nasai dan Al – Baihaqi).

Jika kita melihat siroh Rosululloh SAW., maka kita akan melihat betapa banyaknya kejadian penting terjadi pada bulan Romadhon, diantaranya:

1. Bulan diturunkannya Al – Qur’an

Firman Alloh:

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Romadhon, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al – Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan – penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (Q.S. Al –  Baqoroh (2): 185)

Dalam tafsir Mafatihul Ghaib, berkenaan dengan ayat diatas, Ar Razi berkata: “Alloh telah mengistimewakan bulan Romadhon dengan jalan menurunkan Al – Qur’an. Karenanya, Alloh SWT mengkhususkannya dengan satu ibadah yang sangat besar nilainya, yakni puasa (shaum). Shaum adalah satu senjata yang mengungkapkan tabir-tabir yang menghalangi kita manusia memandang nur Ilahi yang Maha Quddus. Al – Qur’an adalah suatu kitab yang tiada bandingannya, pemisah yang haq dan bathil, berlaku sepanjang masa, dan menjadi pengikat seluruh ummat Islam di seluruh dunia.

2. Bulan diturunkannya Kitab – kitab Suci lainnya

Di bulan ini pula, Alloh menurunkan kitab-kitab-Nya yang lain kepada para Rosul, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits:

“Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama bulan Romadhon, Taurot diturunkan pada 6 Romadhon dan Injil diturunkan pada 13 Romadhon sedangkan Al – Qur’an diturunkan pada 24 Romadhon.” (H.R. Ahmad)

3. Bulan pilihan Alloh bagi terjadinya perang Badr

Perang pertama yang dilakukan kaum Muslimin, dimana perang ini menjadi penentu kelangsungan perjuangan da’wah yang dilakukan oleh Rosululloh SAW., bersama para sahabatnya. Perang Badr dinamakan Alloh dengan sebutan “Yaumul Furqon” (hari pembeda antara yang haq dan bathil), sebagaimana firman-Nya:

“Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Alloh, Rosul, kerabat Rosul, anak – anak yatim, orang-orang miskin dan ibnus sabil, jika kamu beriman kepada Alloh dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqon, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S. Al – Anfal (8): 41).

4. Bulan yang dipilih bagi terbukanya kota (Fathu) Mekah

Peristiwa “Fathul Makkah” terjadi pada pertengahan bulan Romadhon, sekitar 10000 kaum Muslim mendatangi Makkah dari segala penjuru. Pada saat itulah terjadi fenomena kemenangan yang tidak ada bandingannya dalam sejarah manapun, dimana semua musuh, hingga para pemimpinnya menerima dan mengikuti agama lawan. Ini tidak terjadi melainkan dalam sejarah Islam. Kemenangan ini hakikatnya adalah kemenangan akidah, kalimat tauhid dan bukan kemenangan individual atau balas dendam.

5. Bulan yang dipilih Alloh untuk Lailatul Qodar

Dijelaskan dalam firman Alloh SWT:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al – Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Robb-nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Q.S. Al – Qadr (97): 1 – 5)

6. Bulan yang dipilih untuk pelaksanaan puasa dan pemindahan Qiblat

Sebelumnya Alloh berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Q.S. Al – Baqarah (2): 183).

Bersamaan dengan turunnya ayat perintah berpuasa di bulan Romadhon, pemindahan qiblat ummat Islam dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram inipun menjadi pembeda antara yang haq dan bathil, dimana pada saat sebelumnya orang Yahudi merasa lebih benar karena puasa mereka dan kiblat mereka diikuti kaum Muslimin.

Namun dengan perintah itu, maka berbedalah kaum Muslimin dengan ahlul kitab. Berbeda pula kiblat Muslimin dengan mereka, serta puasa Muslimin dengan mereka. Kecongkakan merekapun berakhir dengan barokah bulan ini.

Keutamaan Bulan Romadhon & Keutamaan Beramal di Dalamnya

1. “Diriwayatkan dari Abu Hurairoh ra: Bahwa sesungguhnya Rosululloh SAW., pernah bersabda: Ketika datang bulan Romadhon: Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkat, diwajibkan atas kamu untuk shaum, dalam bulan ini pintu Jannah dibuka, pintu Neraka ditutup, Setan- Setan dibelenggu. Dalam bulan ini ada suatu malam yang nilanya sama dengan seribu bulan, maka barangsiapa diharamkan kebaikannya (tidak beramal baik didalamnya), sungguh telah diharamkan (tidak mendapat kebaikan di bulan lain seperti di bulan ini).” (H.R. Ahmad, Nasai dan Baihaqy. Hadits Shahih Ligwahairihi).

2. “Diriwayatkan dari Urfujah, ia berkata: Aku berada di tempat ‘Uqbah bin Furqad, maka masuklah ke tempat kami seorang dari Sahabat Nabi SAW., ketika Utbah melihatnya ia merasa takut padanya, maka ia diam. ia berkata: maka ia menerangkan tentang shaum Romadhon ia berkata: Saya telah mendengar Rosululloh SAW., bersabda tentang bulan Romadhon: Di bulan Romadhon ditutup seluruh pintu Neraka, dibuka seluruh pintu Jannah, dan dalam bulan ini Setan dibelenggu. Selanjutnya ia berkata: “Dan dalam bulan ini ada malaikat yang selalu menyeru: Wahai orang yang selalu mencari/ beramal kebaikan bergembiralah anda, dan wahai orang-orang yang mencari/ berbuat kejelekan berhentilah (dari perbuatan jahat). Seruan ini terus didengungkan sampai akhir bulan Romadhon.” (Riwayat Ahmad dan Nasai)

3. “Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. Sesungguhnya Nabi SAW., telah bersabda: “Sholat Lima waktu, Sholat Jum’at sampai Sholat Jum’at berikutnya, Shaum Romadhon sampai Shaum Romadhon berikutnya, adalah menutup dosa-dosa (kecil) yang diperbuat diantara keduanya, bila dosa-dosa besar dijauhi.” (H.R.Muslim)

4. “Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru, bahwa sesungguhnya Nabi SAW., telah bersabda: Shaum dan Qur’an itu memintakan syafa’at seseorang hamba di hari Kiamat nanti. Shaum berkata: “Wahai Robbku, aku telah mencegah dia memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka berilah aku hak untuk memintakan syafa’at baginya. Dan berkata pula Al – Qur’an: Wahai Robbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari (karena membacaku), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Maka keduanya diberi hak untuk memintakan syafaat.” (H.R. Ahmad, Hadits Hasan).

5. “Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad: Sesungguhnya Nabi SAW., telah bersabda: “Bahwa sesungguhnya bagi Jannah itu ada sebuah pintu yang disebut ” Royyaan”. Pada hari kiamat dikatakan: Dimana orang yang shaum? (untuk masuk Jannah melalui pintu itu), jika yang terakhir diantara mereka sudah memasuki pintu itu, maka ditutuplah pintu itu.” (H.R. Bukhori – Muslim).

6. Rosululloh SAW., bersabda: “Barangsiapa shaum Romadhon karena beriman dan  ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu dan yang sekarang.” (H.R.Bukhary Muslim).

[Subhanalloh Walhamdulillah, Segala Puji dan Syukur terpanjat pada-NYA yang masih memberikan kita kesempatan untuk mengikuti “Romadhon Boot Camp” tahun ini.]

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 9 August 2010 in Hadits, Islam

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s