RSS

Akhwat Pics dalam Facebook

22 Jul

[“FB – FS : Tabarruj – Ikhtilat?”]

[Perdebatan yang akan sangat panjang jika membahas yang satu ini. Bahkan jika kita pun membahasnya sambil memegang kitab – kitab sebagai acuan sejauh mana situs – situs pertemanan, seperti FB saat ini yang sedang digandrungi, memperdebatkan hal ini tidak pernah ada habis – habisnya.]

“Semoga masih menjadi mubah!!”

Semua ini dimulai dari perdebatan dalam hati sendiri, ketika memutuskan untuk kembali membuat & menulis di blog ini. Adakah niat ini bakal seperti hal yang dapat mendatangkan mudhorot. Terkadang, ketika surfing ke weblog – weblog ataupun situs pertemanan, saya sering terheran – heran melihat beberapa weblog muslimah, yang berhijab syar’i sekalipun, yang rapi menutup aurat, tidak segan menampilkan fotonya. (mungkin) tidak salah untuk menampilkan foto anda, wahai Ukhti muslimah sekalian, sayangnya… lupakah foto yang diposting itu bisa dilihat dalam layar monitor 17 inci ataupun layar sebesar HP! Satu jerawat dan bulu – bulu halus muka kita dapat terpampang jelas! Bahkan terpampang seakan – akan melihat kalian di depan mata ini.

“Ghibah dan komen – komen yang muncul??”

Betul, dalam haditsnya ketika Rosul SAW melihat Asma binti Abu Bakar sampai – sampai memalingkan muka, sampai akhirnya kejelasan itu tidak memasukkan kecuali muka dan telapak tangannya. Imam – imam mazhab pun sependapat. Hmm, ingat…fitnah dapat mengundang tanpa diundang pun. Ukhti, internet semakin berkembang maju. Tiap harinya bahkan. Satu jam bahkan satu menit pun, satu weblog/ halaman situs pribadi, mungkin berjuta – juta orang yang bisa melihatnya, hanya dari klik kiri mouse ini.

“Godhul Bashor – menundukkan pandangan”

Alhamdulillah, ada diantara kalian Ukhti, membantu kami para pria yang mau menundukkan pandangan layaknya firman Alloh dalam Surat An – Nuur:

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (Q.S. An Nuur (24) : 30)

Pun demikian dalam ayat selanjutnya:

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Alloh, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
(Q.S. An Nuur (24) : 31)

Namun, akuilah, di kalangan jutaan makhluk-NYA yang berakal, ada yang hatinya sakit, ada yang jiwanya nelangsa menanggung kesakitan akibat terlihat wajah – wajah Ukhti sekalian biarpun dengan hijabmu yang Syar’i. Ukhti, zamannya sudah Hijriyah…tapi kenapa kelakuannya masih Jahiliyah? Ingin sekali menyampaikan langsung risalah ini…… Malu adalah bagian cabang dari Iman.

“…….Akhwat Tarbiyah”

“……Mujahidah Pemberani”

“…….Az – Zahra”

“……..Sahidyah”

“……Ukhti Fillaah”

“Ummu……”

Bahkan nama – nama maya anda sekalian, tidak mencerminkan nama – nama tersebut Ukhti, Naudzubillaahi mi Dzaalik. So sad to say, wajah – wajah yang dipajang itu, malah mengundang gejolak rasa di jiwa insan para calon Qowwam bahkan para Qowwam sekalipun. Yang beriman akan beristighfar dan mengingatkan Anti, yang berjiwa pesakitan, akan mulai mengganggu anda. Komentar yang dapat membuat hidung Anti mengembang melayang, hatta hanya  jempol penilaian. Terpikirkah bagaimana Robbul Izzati menilai dan mengomentari Anti sekalian? Hanya satu kesilapan yang mungkin anda tidak terpintas, wajah anda terpampang besar di internet! Bahkan diedit dan disandingkan dengan foto dari situs panas!!

“Semua itu kan bagaimana orangnya, bagaimana niatnya mereka!!”

Lalu niat Anti sekalian apa? Mencari Ridho-NYA? Bukankah segala aspek hidup itu adalah ibadah jika dan hanya jika sesuai aturan-NYA dan mengharap ridho-NYA? Ukhti, damaikanlah keinginan miring hati dan pikiran anda. Bukan orang lain. Diri anda, amanah dan nikmat dari Ar – Rohman! andalah yang harus menjaganya. Apa tujuan anda berhijab dan menutup aurat? Bukankah kehendak syariat dan ingin menutup pandangan orang kepadamu? Maka, coba tolong jawab pertanyaan saya, menundukkan pandangan bukan tuntunan Syariat, kah? Menampilkan foto wajah anda sejelas – jelasnya akankah menutup pandangan orang terhadap anda, kah? Bukankah hal itu hanya mengundang entah siapapun disana yang berlomba – lomba menjadi salah satu daftar teman anda? Afwan, sekali lagi afwan… Apakah, anda sedang menggoda?

“Profil Picture berhijab. Private Pics….tanpa Khimar sama sekali”

Ingat, wajah dan fisik Anti, anugerah Alloh…

Anugerah Alloh itu hanya halal dan layak diberikan oleh yang layak saja…

Wallohu A’lam….. Wanita Sholehah, Itulah sebaik-baik perhiasan di dunia…

[Tidak perlu komen jika memang hanya akan menimbulkan perpecahan dan menjauhkan Ukhuwah. Jangan liat siapa yang menyampaikan, tapi lihatlah apa yang disampaikan]

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 22 July 2010 in Islam, Muslimah

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s