RSS

Mutiara Hadits Hari Ini

19 Apr

Berikut mutiara hadits hari ini, semoga segala gerak langkah dan aktifitas kita hari ini mendapat Ridho Alloh ‘Azza wa Jalla. Amien Allohumma Amien.

1. Mati Bunuh Diri Diharamkan Masuk Surga

Dari Jundub bin Abdillah, Rosululloh SAW bersabda:

“Ada seorang di antara generasi sebelum kamu yang menderita luka, (tetapi) ia tidak sabar, maka diambilnya pisau kemudian dipotongnya dengannya tangannya, sehingga darah tidak berhenti mengalir sampai ia meninggal. ‘Alloh SWT berfirman: “AKU didahului oleh hamba-KU sendiri (dalam mencabut nyawanya). Telah KU-haramkan untuknya surga.’ (H.R. Al – Bukhari).

Dalam istilah kedokteran modern, dikenal istilah euthanasia. Pengertian euthanasia ini adalah menghilangkan (secara permanen) penderitaan pasien yang menderita penyakit sangat parah dan atau tidak bisa diobati dengan cara suntik mati, bisa dari keinginan keluarga ataupun pasien sendiri. Berikut sumber dari wikipedia:

Berdasarkan hukum di Indonesia maka euthanasia adalah sesuatu perbuatan yang melawan hukum, hal ini dapat dilihat pada peraturan perundang-undangan yang ada yaitu pada Pasal 344 Kitab Undang-undang Hukum Pidana yang menyatakan bahwa “Barang siapa menghilangkan nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri, yang disebutkannya dengan nyata dan sungguh-sungguh, dihukum penjara selama-lamanya 12 tahun”. Juga demikian halnya nampak pada pengaturan pasal-pasal 338, 340, 345, dan 359 KUHP yang juga dapat dikatakan memenuhi unsur-unsur delik dalam perbuatan euthanasia. Dengan demikian, secara formal hukum yang berlaku di negara kita memang tidak mengizinkan tindakan eutanasia oleh siapa pun.

Ketua umum pengurus besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Farid Anfasal Moeloek dalam suatu pernyataannya yang dimuat oleh majalah Tempo Selasa 5 Oktober 2004 [12] menyatakan bahwa : Euthanasia atau “pembunuhan tanpa penderitaan” hingga saat ini belum dapat diterima dalam nilai dan norma yang berkembang dalam masyarakat Indonesia. “Euthanasia hingga saat ini tidak sesuai dengan etika yang dianut oleh bangsa dan melanggar hukum positif yang masih berlaku yakni KUHP.

2. Adab Menguap

Seringkali kebiasaan angop – menguap yang merupakan pertanda tubuh kelelahan dan mengantuk, menjadi adab yang tidak pernah kita pedulikan, bahkan sampai-sampai mengeluarkan suara-suara aneh ataupun di-lagu-kan. Abu Sa’id Al – Khudrira meriwayatkan dalam sebuah hadits:

“Apabila salah seorang di antara kalian menguap maka hendaklah ia menahan dengan tangannya pada mulutnya, karena syetan itu akan masuk.” (H.R. Muslim).

Dalam sebuah kisah di lingkungan kami, pernah ada seseorang yang menguap lebar-lebar sambil mengeluarkan suara dan di-lagu-kan, membuat rahang bawahnya tidak bisa menutup kembali selama beberapa hari. Na’udzubillaahi min Dzaalik.

3. Dilarang Berbicara Ketika Buang Air Besar

Selain berbicara (apalagi menyanyi) ketika mandi di kamar mandi, ternyata larangan ini juga berlaku ketika buang air besar. Pengecualian berlaku ketika untuk keperluan yang mendesak ataupun sangat penting. Diriwayatkan oleh Abu Sa’id RA., Rosululloh SAW bersabda: “Aku pernah mendengar Rosululloh SAW bersabda: ‘janganlah 2 orang pergi untuk buang air besar dengan aurat terbuka dan berbicara, sesungguhnya Alloh memurkai orang yang berbuat demikian.” (H.R. Ahmad, H.R. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Jadi, tidak ada istilahnya WC Idol ataupun kamar mandi Idol.

4. Larangan Mencukur Rambut (menyerupai pria) dan Sanggul bagi Wanita

Dari Sayyidina Ali bin Abu Tholib RA., Rosululloh SAW bersabda:

“Rosululloh SAW telah melarang wanita mencukur rambutnya (menyerupai pria).”

(H.R. At – Tirmidzi dan Nasa’i).

Wanita tidak boleh mencukur/ memotong rambutnya terlebih menyerupai pria kecuali karena sesuatu yang diharuskan. Selain itu juga dilarang menyambung rambutnya, baik dengan rambutnya sendiri, rambut orang lain, rambut hewan dan lainnya. Dalam beberapa pengertian larangan ini juga berlaku untuk sanggul/ konde, karena pengertiannya yang sama dengan menyambung rambut. Hadits yang meriwayatkan larangan sanggul ini adalah karena bentuknya yang seperti “punuk unta”. Rosululloh SAW bersabda:

“Ada 2 macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak sekian dan sekian” (H.R. Muslim).

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 19 April 2010 in Hadits, Islam, Muslimah

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s