RSS

3 Kegelapan

15 Apr

أَيَحْسَبُ الْإِنسَـٰنُ أَن يُتْرَكَ سُدًى (٢٦) أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِىٍّ يُمْنَىٰ (٢٧)

“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)? Bukankah dia dahulu hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)?” (Q.S. Al – Qiyaamah (75): 36 – 37).

Sejenak, saya termenung, betapa hanya karena kedudukan dan status sosial dari Bani Adam, telah membuat kita “sombong sampai tengkorak”, ataupun dalam istilah lain “kacang lupa akan kulitnya”. Buat apa ya kesombongan itu? Kalau semua itu hanyalah titipan-NYA saja. Tahukah kalau manusia diciptakan dari hubungan yang sering tabu untuk dibicarakan?

Benar adanya, proses kelahiran manusia diawali dari dari setitik sperma yang dipancarkan dari hubungan seksual. Bersyukurlah dan pujilah dengan menyebut nama-NYA yang Maha Agung. Betapa tidak? dari rata-rata 250 juta sperma yang bersaing untuk membuahi sel telur, hanya satu yang akan sukses membuahi sel telur yang Insya Alloh akan menjadi embrio, janin, bayi…dan 1 sperma yang unggul itu adalah kita sebagai manusia pilihan. Subhanalloh. Betapa kita yang saat ini menikmati kehidupan ini adalah berasal dari sperma yang bersaing dari sekian sperma yang ada waktu itu, kita yang dipilih Alloh SWT untuk dilahirkan ke dunia ini. Di ayat lain disebutkan juga proses kelahiran selanjutnya:

ثُمَّ جَعَلْنَـٰهُ نُطْفَةً فِى قَرَارٍمَّكِينٍ (١٣) ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَـٰمًا فَكَسَوْنَاالْعِظَـٰمَ لَحمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَــٰهُ خَلْقًا ءَاخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَـٰلِقِينَ (١٤)

“Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang – belulang, lalu tulang -belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Alloh, Pencipta Yang Paling Baik” (Q.S. Al – Mu’minuun (23): 13 – 14).

…يَخْلُقُكُمْ فِى بُطُونِ أُمَّهَـٰتِكُمْ خَلْقًا مِّن بَعْدِ خَلْقٍ فِى ظُلُمَـٰتٍ ثَلَــٰثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ اللهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ (٦)

“… DIA menjadikan kamu dalam perut Ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Alloh, Robb-mu yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Ilah (yang sebenar – benarnya berhak disembah) selain DIA; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?” (Q.S. Az – Zumar (39): 6).

Kata-kata “tiga kegelapan” memang sengaja saya blok lalu dilanjutkan dengan menekan tombol CTRL + B di keyboard ini. Well, terus terang….saya menulis posting ini terinspirasi setelah melihat video kejadian perkembangan anak manusia di dalam rahim. Subhanalloh, di video itu disebutkan pula kata-kata yang saya ketik dengan cetak tebal dalam proses perkembangan janin. Jika mempunyai saudara, teman atau rekan yang berprofesi di bidang kedokteran atau biologi, coba tanyakan 3 kegelapan yang dimaksud dengan menyebutkan “kata kunci”. Apa “kata kunci” tersebut? coba tanyakan dan minta dijelaskan tentang “Korion, Alantois dan Amnion”. Berikut sumber yang saya dapat dari blog seorang mahasiswi kedokteran UPI Bandung. Sumber blog disini:

a. Amnion

Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. Kantung amnion menghasilkan cairan amnion/ air ketuban. Cairan amnion berfungsi melindungi janin dari tekanan atau benturan.

b. Alantois

Alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. Pada mammalia dan manusia, alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan, yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tali pusat/tali ari-ari. Alantois mengandung pembuluh darah.

c. Korion

Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28, kecuali pada bagian tangkai badan, pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk plasenta. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/ fetus.

(Sumber gambar dari http://bioliscious.blogspot.com/2008_04_01_archive.html)

(Sumber gambar dari http://medical-dictionary.thefreedictionary.com/amnions)

Sumber lainnya yang terkait dari situs wikipedia.

Subhanalloh, sekali lagi Subhanalloh. Masihkah kesombongan itu melekat di diri kita? kenapa kesombongan itu tidak di-“bina” saja? maksudnya di-“bina”-sakan.

فَبِأَ ىِّ ءَ الاَۤ ءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ؟

[“Maka nikmat Robb kamu yang manakah yang kamu dustakan?”]

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 15 April 2010 in IPTEK, Islam, Muslimah

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s