RSS

Anjing Menggonggong…. Khalifah Berlalu

06 Apr

Dari Abu Hurairoh RA., Rosululloh SAW., bersabda:

“Termasuk kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak berarti baginya”. (Hasan, HR. Tirmidzi)

Muslim dan Muslimah yang selalu ingin bergerak maju dalam ke-Islamannya, hanya akan menerima dan menjalankan apa yang diperintahkan Robb-nya, yang pasti akan bermanfaat dan mendatangkan ridho-NYA baginya, juga akan berpaling dan meninggalkan apa yang dilarang-NYA serta yang tidak bermanfaat baginya. Pengertian takwa ini terasa begitu gampang sekali untuk diucapkan, tetapi aplikasi takwa ini tidak seluruhnya dipahami dan dijalankan semua hamba-NYA.

Halangan takwa itu sebenarnya datang dari hati ini, yang sering dibolak-balikkan-NYA, dengan dikipasi makhluk yang dikutuk Azza wa Jalla sampai kiamat kelak. Tengoklah air yang selalu mengisi dan membasahi tempatnya (wadahnya), setiap wadahnya pasti akan terbasahi oleh air yang di dalamnya, artinya segala sesuatu yang ada di hati ini akan memercik ke seluruh anggota tubuh ini. Yang sangat menggelikan, kita tidak pernah sadar bahwa seonggok daging bernama hati ini, merupakan penggerak segala sesuatu dalam kehidupan ini, rusak hati itu maka rusak pulalah wadah bernama tubuh itu.

Bagaimana dengan orang di luar kita?segala sesuatu di luar sistem adalah lingkungan. Seumur hidup kita, pasti akan bertemu dengan berbagai watak di luar sana, kafir, munafik, syirik, sholeh, zuhud, mukhlis dan sebagainya. Bersikap tegaslah pada orang-orang kafir, munafik dan syirik, tetapi harus selalu lemah lembut pada mereka dengan tetap berazzam untuk mengingatkan mereka kembali ke jalan-NYA.

…وَلَّذِينَ مَعَهُ،ٓ أَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّارِرُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ…(٢٩)

“Keras terhadap orang-orang kafir, tetapi menebarkan rahmat-Nya diantara mereka” (Q.S. Al – Fath  (48): 29).

Siapakah kita ini? kita hanyalah makhluk-NYA, seonggok daging dengan hati dan pikiran di hadap-NYA. Lalu, apakah yang membuat kesombongan kita begitu merasuk ke hati ini? Jika dan hanya jika kita mau sedikit berpikir, betapa semua ini telah diberikan kepada kita, hati dan ruh ini merupakan titipan-NYA belaka, semua itu bisa dicabut kapan saja. Siapakah zat yang selalu kita panggil dalam do’a – do’a panjang kita? siapakah zat yang selalu kita ucapkan ketika musibah ini datang dan ingin dilenyapkan?

يَسْعَلُهُ مَن فِى السَّمَـٰوَٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِى شَأْنٍ (٢٩) فَبِأَىِّءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٣٠)

“Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada‐NYA. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka nikmat Robb kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S.  Ar ‐ Rohman (55) : 29 – 30).

Kunci untuk menjawab ini adalah Ma’rifah dan Takwa pada Alloh ‘Azza wa Jalla. Jikalau ma’rifah kita sudah benar akan keberadaan-NYA, niscaya matilah segala kesombongan, nafsu, syahwat dan bara amarahnya.

خَلَقَ الْإِنْسَـٰنَ مِن صَلْصَـٰلٍ كَالْفَخَّارِ (١٤) وَخَلَقَ الْجَآنَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارِ (١٥) فَبِأَىِّءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (١٦)

“Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. Dan Dia menciptakan jin dari nyala api. Maka nikmat Robb kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S. Ar ‐ Rohman (55) : 14 – 16).

Hinalah sebenarnya kita ini, kita hanyalah khalifah (pemelihara) atas apa yang dititipi-NYA. Kecintaan kita selama ini hanya semata tertuju kepada dunia dan manusia belaka, seolah-olah diri ini tidak pernah ridho dan ikhlas atas segala pemberian-NYA. Cukuplah Alloh SWT., sebagai penolong kita. Perkara ini tidak akan pernah terwujud tanpa kerja keras, kerja hati terlebih dahulu dibarengi kemudian kerja fisik.

Rosululloh SAW., bersabda:

“Zuhud itu ada disini. Takwa ada disini. Ikhlas ada disini.” (Sambil menunjuk ke dadanya).

Terkadang, hati dan pikiran ini selalu terhalang dengan yang namanya egoisme pribadi. Terpikirkah oleh kita?betapa langkah kaki ini selalu ingin menghadap pada-NYA, ruh ini selalu rindu kembali pada-NYA, tetapi umpatan – umpatan lingkungan selalu mementalkan semua keinginan hati ini. Ingin berbuat baik, baru selangkah selalu saja ada ungkapan miring lingkungan seperti minimal; “Tumben? Masa? Nanti saja! Yang benar saja! Kok bisa?” Bagaimana mungkin?”

Demi Alloh!! Demi Zat yang ruh kita ada di tangan-NYA. Hanya karena itukah niat itu diurungkan? bahkan kita telah mendustakan setiap detak jantung, setiap tarikan nafas yang merupakan pemberian-NYA, kita bahkan sudah kafir sebelum beriman menurut Qur’an. Apakah Dien yang diridhoi-NYA ini kampungan? sehingga kita merasa malu menjalankan di tengah-tengah aktifitas hidup ini? di tengah-tengah beragam gempuran budaya Jahiliyah ini? di tengah umat lain yang menertawakan ketauhidan ini? Pernahkah terbersit tanya di hati dan pikiran ini? jikalau ketakwaan adalah satu – satunya jalan yang diridhoi-NYA, mengapa kita masih berat untuk menjalankannya?

خُذِالْعَفْوَوَأْمُرْبِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَـٰهِلِينَ (١٩٩)

“Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang-orang mengerjakan yang ma’ruf serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh” (Q.S. Al – A’rof (7): 199).

Ta’atilah Alloh, karena sesungguhnya DIA akan memuliakan orang yang menaati-NYA. Jangan bermaksiat dan mendurhakai-NYA, karena DIA akan menghinakan setiap pendurhaka-NYA. DIA akan memuliakan orang yang dikehendaki-NYA dengan ilmu dan rizki, dan menghinakan orang yang dikehendaki-NYA dengan kebodohan.

…كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوٓءَوَالْفَحْشَآءَ ۚ إِنَّهُ مِن عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ (٢٤)

“Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” (Q.S. Yusuf (12): 24).

[Anjing Menggonggong……………………. Kafilah Khalifah Berlalu!!!]

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 6 April 2010 in Hadits, Islam, Muslimah

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s